Skripsi

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN ISLAM ANAK USIA DINI, PEMBIASAAN KEGIATAN KEAGAMAAN DALAM UPAYA MEMBENTUK KARAKTER ANAK USIA DINI DI RA MUSLIMAT NU MANBAUL HUDA UNDAAN KIDUL UNDAAN KUDUS



Penelitian ini dilatar belakangi oleh pentingnya pembiasaan sejak usia dini sebagai sarana pembentukan karakter anak di tengah krisis moral yang melanda generasi muda Indonesia. Masa usia dini merupakan masa emas (golden age) yang sangat tepat untuk menanamkan nilai religius, sehingga kegiatan keagamaan di lembaga pendidikan menjadi strategi penting guna mencetak generasi yang berakhlak mulia. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan implementasi pembiasaan kegiatan keagamaan serta mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam membentuk karakter anak usia dini di RA Muslimat NU Manbaul Huda Undaan Kidul Undaan Kudus.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian penelitian lapangan (field research). Subjek penelitian ini adalah anak usia dini kelompok B usia 5-6 tahun yang berjumlah 16 anak. Adapun sumber data dalam penelitian ini diperoleh dari kepala sekolah, guru kelas B, dan juga orang tua dari peserta didik kelas B. Teknik pengumpulan data yang digunakan dari penelitian ini meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan analisis data model Miles dan Huberman dengan cara mengumpulkan data, merangkum data dengan memilih data yang relevan, menyajikan data, kemudian menarik kesimpulan sehingga sesuai dengan fokus penelitian.
Berdasarkan penelitian yang sudah diperoleh, hasil bahwa pembiasaan kegiatan keagamaan seperti sholat dhuha, BTQ (Baca Tulis Al-Qur’an), sedekah yang dilakukan memberikan pengaruh positif terhadap pembentukan karakter pada anak usia dini, khususnya dalam aspek religiusitas yang tumbuh melalui rutinitas ibadah, kedisiplinan terbentuk dari peraturan pelaksanaan kegiatan, kemandirian tumbuh ketika anak terbiasa melakukan aktivitas sederhana sendiri, juga kepedulian sosial yang terwujud dari kebiasaan berbagi. Keterlibatan aktif guru, orang tua, dan peserta didik menjadi kunci dalam keberhasilan pembiasaan kegiatan keagamaan, juga lingkungan sekolah yang mendukung, serta fasilitas yang memadai. Namun, dalam pelaksanaannya masih mengalami beberapa kendala berupa perbedaan tingkat kemampuan anak, keterlambatan anak ke sekolah, serta kurangnya pencahayaan menjadi hambatan dalam pelaksanaan pembiasaan kegiatan keagamaan ini. Adapun solusi yang dapat diterapkan antara lain melalui pendekatan individual, perbaikan sarana dan prasarana khususnya pencahayaan dan kenyamanan ruang belajar, serta kerjasama yang lebih intensif antara guru dan orang tua dalam menumbuhkan kedisiplinan hadir tepat waktu, sehingga pembiasaan keagamaan dapat berjalan lebih optimal dalam membentuk karakter anak.


Ketersediaan

26TA558354.1372.21 LAI pPerpustakaan PusatTersedia

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
372.21 LAI p
Penerbit UIN Sunan Kudus : Kudus.,
Deskripsi Fisik
xiv, 70 hlm., 23 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
372.21
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
Cet. 1
Subyek
PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this