Detail Cantuman
Skripsi
IMPLEMENTASI PRAKTIK PEMUSALARAN JENAZAH PESERTA DIDIK KELAS X PADA PEMBELAJARAN FIKIH DI MADRASAH ALIYAH MANZILUL ULUM BAKALAN KRAPYAK KUDUS TAHUN PELAJARAN 2024/2025
Menekankan keterampilan praktik untuk bekal beribadah dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, implementasi praktikum pada pembelajaran fikih sangat penting untuk meningkatkan pengetahuan yang lebih menyeluruh, praktis, dan aplikatif terhadap ajaran Islam sehingga dapat membantu membentuk karakter peserta didik serta kemampuan peserta didik dalam menjalani kehidupan yang sesuai dengan syariat. Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) Menganalisis perencanaan praktik pemusalaran jenazah peserta didik kelas X pada pembelajaran fikih di Madrasah Aliyah Manzilul Ulum Bakalan Krapyak Kudus. 2) Menganalisis pelaksanaan praktik pemusalaran jenazah peserta didik kelas X pada pembelajaran fikih di Madrasah Aliyah Manzilul Ulum Bakalan Krapyak Kudus. 3) Menganalisis evaluasi praktik pemusalaran jenazah peserta didik kelas X pada pembelajaran fikih di Madrasah Aliyah Manzilul Ulum Bakalan Krapyak Kudus. 4) Menganalisis faktor pendukung dan faktor penghambat praktik pemusalaran jenazah peserta didik kelas X pada pembelajaran fikih di Madrasah Aliyah Manzilul Ulum Bakalan Krapyak Kudus.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian field research dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive. Teknik dalam pengumpulan data melalui observasi terus terang, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi. Subjek dari penelitian ini adalah kepala madrasah, waka sarana dan prasarana, guru mata pelajaran fikih, serta peserta didik. Pengujian keabsahan data menggunakan cara triangulasi sumber, triangulasi metode, triangulasi waktu, dan menggunakan bahan referensi. Teknik analisis data dilakukan dengan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Perencanaan praktik pemusalaran jenazah peserta didik kelas X pada pembelajaran fikih dipersiapkan dengan baik dimulai menentukan tujuan praktikum, penyusunan perangkat pembelajaran (RPP), penyusunan pedoman praktikum, menyiapkan sarana dan prasarana, menentukan prinsip-prinsip praktikum serta keterlibatan stakeholder. 2) Pelaksanaan praktik pemusalaran jenazah peserta didik kelas X pada pembelajaran fikih di madrasah ini sudah cukup baik hal ini dapat dilihat pada pelaksanaannya sudah sesuai dengan (RPP), pedoman praktikum dan pada pelaksanaannya melalui tiga tahapan yaitu kegiatan awal, kegiatan inti, dan kegiatan penutup. Dalam pelaksanaan praktikum tersebut terdapat tahapan penting yang dilakukan oleh guru di antaranya penyampaian tujuan pembelajaran, mengulas materi, pemberian contoh secara langsung, penggunaan metode praktikum, menjaga suasana belajar tetap kondusif, tindak lanjut setelah pelaksanaan praktikum serta pemanfaatan sarana dan prasarana. 3) Evaluasi praktik pemusalaran jenazah peserta didik kelas X pada pembelajaran fikih dilakukan dengan tujuan untuk memperbaiki kesalahan dan perbaikan praktikum berikutnya, evaluasi yang dilakukan sebagai tolak ukur peserta didik dalam mencapai tujuan yaitu dengan melakukan penilaian observasi langsung dan penilaian portofolio. Selain itu, guru juga melakukan evaluasi terkait pelaksanaan praktikum di antaranya evaluasi waktu pelaksanaan, evaluasi partisipasi peserta didik, evaluasi tujuan pembelajaran, evaluasi sarana dan prasarana, refleksi sebagai umpan balik. 4) Terdapat faktor pendukung dan faktor penghambat implementasi praktik pemusalaran jenazah peserta didik kelas X pada pembelajaran fikih. Adapun faktor pendukung adalah lingkungan belajar yang kondusif, kesiapan peserta didik, serta keaktifan peserta didik, sedangkan faktor penghambatnya adalah keterbatasan waktu, kurangnya kesiapan peserta didik, serta keterbatasan sarana dan prasarana. Upaya-upaya yang dilakukan dalam menghadapi hambatan di antaranya guru menyusun perencanaan yang matang, dan memotivasi peserta didik agar belajar mandiri, menyimak penjelasan guru, serta melakukan introspeksi diri. Dengan adanya kolaborasi tersebut, pelaksanaan praktik dapat berlangsung dengan baik, tidak hanya memberikan pengalaman belajar, tetapi juga membentuk sikap, kedisiplinan, dan karakter religius peserta didik.
Ketersediaan
| 26TA558348.1 | 2X7.3 WID i | Perpustakaan Pusat | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
2X7.3 WID i
|
| Penerbit | IAIN Kudus : Kudus., 2025 |
| Deskripsi Fisik |
xvii, 124 hlm., 24 cm
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
2X7.3
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
Cet. 1
|
| Subyek |
PENDIDIKAN ISLAM-FIQIH
|
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
Agita Nur Widiasty
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






